Senin, 21 Desember 2015

BAKAT Dan MINAT


BAKAT.. MINAT..APAKAH BAKAT DAN MINAT ITU?

Sadar atau tidak, setiap orang memiliki potensi dalam diri masing-masing. Namun terkadang kita sendiri bingung apa potensi yang dimiliki. Sulit membedakan apakah itu benar-benar bakat atau hanya sekedar minat. karna bakat dan minat itu jelas berbeda.


Minat dan Bakat 


Menurut Merriam-Webster, minat adalah kecenderungan terhadap sesuatu. Bisa diartikan, minat adalah dorongan kuat dalam diri seseorang untuk melakukan segala sesuatu yang diinginkan. Minat jadi salah satu faktor yang dapat mengarahkan bakat.
Sedangkan Bakat adalah anugerah atau talenta yang dimiliki oleh seseorang. sifat dasar, kepandaian, pembawaan yang muncul sejak lahir. Misalnya bakat bernyanyi, dan bakat dalam kesenian.


Mendeteksi Bakat 

Masih bingung membedakan bakat dan minat? Kita bisa mendeteksi bakat dan minat dengan melakukan beberapa cara ini: 
Lakukan yang kita mau dan suka
Cara terbaik untuk melihat minat dan bakat kita terhadap suatu hal, adalah dengan melakukan segala sesuatu secara totalitas, nggak setengah-setengah. Artinya nggak cuma sekedar suka saja, kita juga perlu menggali lebih dalam tentang potensi tersebut. Misalnya ketika kita suka bermain musik, kita bisa mengasah kemampuan kita dengan cara ikut les musik. Suka menulis, kita mulai dengan menulis di blog, lalu kita kirim ke penerbitan untuk diterbitkan. 

Menurut Jennifer Hamady, specializes in emotional issues that interfere with optimal self-expression, dalam PsychologyToday, saat kita melakukan sesuatu dengan senang, bersemangat, tanpa terpaksa, kita bisa mengetahui bakat atau potensi alami yang kita punya. 
  • Jangan takut mencoba
Aktif di berbagai organisasi, ekskul atau mengikuti kegiatan lain di dalam maupun di luar sekolah, bisa membantu kita menemukan minat dan bakat kita, lho. Saat kita ingin melakukan sesuatu, dorong diri kita sendiri untuk aktif ikut berbagai kegiatan. Misalnya kita suka menyanyi, kita bisa bergabung dengan paduan suara sekolah. Tertarik dengan olahraga basket, kita bisa daftar menjadi salah satu anggotanya. Bisa atau nggak menjalani kegiatan tersebut, kita akan tahu saat kita sudah terjun di bidang tersebut. Kalau kita nggak mau mencoba, kita nggak akan pernah tahu apa yang benar-benar kita mau dan ingin kita lakukan.
  • Tes bakat dan minat
Pernah mendengar tes bakat atau minat? Tes ini biasanya dilakukan saat kita bingung menentukan jurusan atau pendidikan yang ingin kita ambil. Dalam psikologikita.com dijelaskan, tes ini merupakan serangkaian pemeriksaan psikologi. 
Biasanya tes ini dilakukan selama kurang lebih 4 jam, yang terdiri dari wawancara dan tes. 
Tes ini terdiri dari tes kemampuan umum (intelegensi), sikap, minat, serta kepribadian. Tes ini sebenarnya nggak wajib dilakukan, tapi tes ini bisa membantu kita menggali potensi yang kita punya. 
Sebelum melakukan tes, ada beberapa hal yang harus dipersiapkan. Pastikan tubuh kita dalam keadaan fit dengan cukup tidur dan sarapan sebelum tes. Karena biasanya tes bakat dan minat dilakukan di pagi hari. Setelah melakukan tes, kita bisa ngobrol langsung dengan psikolog untuk mengetahui hasil tes.




Faktor-Faktor Yang Mendukung Pengembangan Bakat dan Minat :

1. Faktor Intern
  • Faktor Bawaan (Genetik)
Faktor ini merupakan faktor yang mendukung perkembangan individu dalam minat dan bakat sebagai totalitas karakteristik individu yang diwariskan orang tua kepada anak dalam segala potensi melalui fisik maupun psikis yang dimiliki individu sebagai pewarisan dari orang tuanya. Faktor hereditas sebagai faktor pertama munculnya bakat (Yusuf ; 2004 ; 31). Dari segi biologi, bakat sangat berhubungan dengan fungsi otak. Bila otak kiri dominan, segala tindakan dan verbal, intelektual, sequensial, teratur rapi, dan logis. Sedangkan otak kanan berhubungan dengan masalah spasial, non verbal, estetik dan artistic serta atletis.
  • Faktor kepribadian
Faktor kepribadian yaitu keadaan psikologis dimana perkembangan potensi anak tergantung pada diri dan emosi anak itu sendiri. Hal ini akan membantu anak dalam membentuk konsep serta optimis dan percaya diri dalam mengembangkan minat dan bakatnya (Asror ; 1999 ; 93).

2.  Faktor Ekstern

  • Faktor lingkungan
Faktor lingkungan merupakan olahan dari berbagai hal untuk mendukung pengembangan minat dan bakat anak. Faktor lingkungan terbagi atas :
- Lingkungan keluarga
Lingkungan keluarga merupakan tempat latihan atau belajar dan tempat anak memperoleh pengalaman, karena keluarga merupakan lingkungan pertama dan paling penting bagi anak. (Sutiono ; 1998 ; 171).
- Lingkungan sekolah
Suatu lingkungan yang dapat mempengaruhi proses belajar mengajar kondusif yang bersifat formal.
Lingkungan ini sangat berpengaruh bagi pengembangan minat dan bakat karena di lingkungan ini minat dan bakat anak dikembangkan secara intensif.
- Lingkungan sosial
Suatu lingkungan yang berhubungan dengan kehidupan masyarakat. Di lingkungan ini anak akan mengaktualisasikan minat dan bakatnya kepada masyarakat.

x

Tidak ada komentar:

Posting Komentar